Thursday, August 13, 2015

Tradisi Bau Nyale di Lombok

Leave a Comment
Tradisi Upacara Bau Nyale sudah menjadi tradisi masyarakat setempat yang sulit untuk ditinggalkan, mereka meyakini upacara ini memiliki tuah yang dapat mendatangkan kesejahteraan bagi yang menghargainya dan malapetaka bagi mereka yang meremehkannya.
tradsi bau nyale di Lombok
Bau Nyale Diadakan setiap satu tahun sekali antara pertengahan Bulan Februari atau Bulan Maret. Tempat Pelaksanaan disepanjang Pesisir Pantai Selatan Lombok Yaitu Pantai Kuta Lombok, Pantai Kaliantan, Pantai Seger,Pantai Tanjung Aan,Pantai Gerupuk. Tujuan dari penyelenggaraan tradisi adat ini adalah untuk mengenang Peninggalan dan Pengorbanan dari seorang Putri yang cantik jelita.

tradisi bau nyale di Lombok
Tradisi Upacara Bau Nyale yang diwariskan secara turun-temurun oleh Suku Sasak ini sudah ada sebelum abad 16 masehi, saat pelaksanaan Upacara Bau Nyale biasanya dilangsungkan sejak sore hari masyarakat setempat bahkan Para Wisatawan sudah memenuhi area Pantai Selatan Pulau Lombok untuk menangkap dan menyaksikan acara tahunan ini. Sejak berkembangnya Pariwisata di Pulau Lombok Kuhusnya wisata pantai di Lombok Upacara Bau Nyale selalu dirangkai dengan berbagai kesenian daerah Suku Sasak Seperti Betandaq ( Berbalas Pantun ) Bejambik ( Pemberian Cendra Mata Pada Kekasih ) dan Belancaran ( Pesiar Dengan Perahu ) serta tidak lupa diadakan Pementasan Seni Drama Kolosal Putri Mandalika Acara Bau Nyale ini biasanya diselenggarakan pada bulan Februari antara tanggal 15 atau 20 Februari
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

0 comments:

Post a Comment