Wednesday, August 19, 2015

Tempat Wisata Religi di Lombok

1 comment
  • Makam Batulayar

wisata religi di lombok
 Makam Batu Layar menurut kepercayaan setempat adalah makam keturunan Nabi Muhammad SAW. Ada juga yang mengatakan bahwa makam tersebut merupakan tempat peristirahatan tokoh Islam berkebangsaan Baghdad bernama Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami. Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami dipercaya sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam di Indonesia. Beberapa publikasi yang lain menyebut nama tokoh Baghdad yang datang bernama Syeh Syayid Muhammad Al Bagdadi. Makam Batu Layar sering digunakan sebagai tempat untuk membayar nazar dan mencapai puncak ramai saat perayaan lebaran topat, yakni lebaran yang diselenggarakan tepat 7 hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Lebaran topat bahkan sudah menjadi kegiatan rutin yang diselengarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat

  • Makam Loang Balok


wisata religi di lombok
Loang Baloq berasal dari kata dalam bahasa Sasak yang berarti pohon beringin yang berlubang. Ya, area ini memang ditumbuhi sebuah pohon beringin yang konon sudah berumur ratusan tahun. Makam Loang Baloq adalah kawasan pemakaman yang didalamnya terdapat puluhan jasad. Yang menjadi istimewa dan kerap dikunjungi warga adalah makam Maulana Syech Gaus Abdurrazak, makam Anak Yatim dan Datuk Laut. Syech Gaus Abdurrazak adalah pendakwah Islam dari Baghdad Irak yang menyebarkan Islam di Palembang dan kemudian Lombok sekitar 18 abad lalu. Tidak hanya berziarah, pengunjung yang datang ke kompleks makam ini juga menggelar sejumlah ritual seperti potong rambut anak yang masih balita atau disebut dengan ngurisang.
  • Makam Selaparang

wisata religi di lombok
Keberadaan Makam Selaparang sangat lekat dengan keberadaan Kerajaan Selaparang di abad 13 dan 16 lalu. Kerajaan Selaparang pertama adalah kerajaan Hindu dan kekuasaannya berakhir dengan kedatangan ekspedisi Kerajaan Majapahit pada tahun 1357. Kerajaan Selaparang kedua adalah kerajaan Islam. Makam Selaparang berada di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tepatnya di kecamatan Swela sekitar 65 km dari kota Mataram. Kompleks Makam Selaparang ramai dikunjungi peziarah pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang musim keberangkatan jamaah haji dan beberapa waktu khusus lainnya. Tradisi ziarah ke Makam Selaparang masih lestari hingga sekarang. Ada tiga makam yang banyak dikunjungi di kompleks Makam Selaparang yakni makam Raja Selaparang, makam orang tua Raja Selaparang dan makam panglima Gajah Mada. Di ketiga makam ini, pengunjung sering menaburkan bunga dan membasuh muka dengan air yang telah disediakan. Dengan membasuh muka ini diyakini bagi yang masih lajang akan cepat mendapat jodoh.
  • Masjid Bayan beleq

wisata religi di lombok
Masjid Kuno Bayan Beleq, Bukti Sejarah Islam Di Pulau Lombok Lombok tidak hanya pulau dengan pantai dan pura, disini pun tersimpan jejak penyebaran Islam. Mesjid Kuno Bayan Beleq adalah salah satu situs yang menceritakan hal ini. Tidak hanya itu, karena diberi titel “masjid kuno” maka Anda mungkin akan takjub dengan bangunanya yang unik. Barangkali hanya Masjid Kuno Bayan Beleq-lah yang punya arsitektur seperti ini. Ukuran masjid ini cukup kecil, hanya 9 x 9 meter dengan dinding berasal dari anyaman bambu dan beralaskan tanah liat yang dikeraskan dan dilapisi dengan anyaman tikar bambu. Atapnya terbuat dari bilha-bilah bambu. Pondasi masjid ini menggunakan batu kali tanpa semen. Nama “Beleq” di masjid ini berarti “makam besar”. Ya, ada sejumlah makam yang berada di kompleks masjid yaitu Gaus Abdul Rozak yang diyakini sebagai penyebar agama Islam pertama di kawasan ini. Juga ada gubuk kecil di sebelah belakang kanan dan depan kiri masjid yang merupakan makam tokoh-tokoh agama yang ikut turun tangan pembangunan dan mengurusi masjid ini sejak awal. Kini masjid ini tidak lagi digunakan untuk beribadah sehari-hari. Ya, masjid hanya dipakai saat hari besar peringatan agama Islam. Yang lebih menarik lagi, pada perayaan Idul Fitri, masjid ini tidak hanya menggelar sholat berjamaah namun 3 hari setelah itu diselenggarakan perayaan Lebaran Adat Tinggi. Menurut masyarakat setempat, perayaan ini digunakan untuk menopang dan memperkuat Hari Raya Idul Fitri.
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

1 comment:

  1. Lombok juga punya tempat wisata religi, mantab banget.

    ReplyDelete