Sunday, August 9, 2015

Desa Sade

Leave a Comment
Dusun Sade merupakan salah satu perkampungan suku sasak yang merupakan suku asli masyarakat Lombok, bangunan di dusun Sade ini masih sangat tradisional setiap bangunan terbuat dari kayu dan bilik bambu pada dindingnya serta beratapkan ijuk jerami.

ruangan rumah desa sade
Bentuk rumah penduduk sangat unik yaitu terdiri dari 2 ruang, ruang pertama bagian depan ruang yang terdapat setelah kita memasuki pintu utama rumah setelah itu terdapat ruang dalam yang letak lantainya lebih tinggi 2 anak tangga dari lantai ruang depan, untuk memasuki ruang dalam kita harus melewati pintu kayu yang berukuran kecil dengan tinggi sekitar 150 cm dan berbentuk oval.

lumbung padi desa sade
Pada bagian luar rumah tepatnya di depan rumah terdapat bagunan lumbung padi yang bentuknya sangat khas, pada bagian bawah lumbung terdapat bale-bale tempat penduduk berinteraksi sekaligus menjaga lumbung. Jalan penghubung antara rumah masih terbuat dari tanah tetapi ada beberapa bagian jalan yang sudah dibuat dengan semen dan ubin.

Keunikan lain di desa tradisional ini adalah mereka yang tinggal di Desa Sade ini tidak diperkenankan untuk menikah dengan luar penduduk Desa Sade alasannya untuk tetap melestarikan Desa peninggalan nenek moyang oleh karnanya di Desa Sade banyak dari penduduk setempat yang menikah dengan para kerabat keluarga dekat mereka. Di Desa ini juga masih menggunakan Kotoran Sapi sebagai pengepel lantai rumah mereka karna akan membuat lantai rumah semakin kuat dan halus.

desa sade lombok tengah
Dusun Sade terletak di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berjarak kurang lebih 30 kilometer dari kota Mataram. Untuk menemukan dusun ini tidak lah sulit karena berada tepat di tepi jalan raya Praya - Kuta pada bagian luar dusun terdapat papan nama besar bertulisan dusun Sade.
Desa sade ini hampir sama Desa Sukarara dan Desa Peringga Sela, akan tetapi 2 desa tersebut lebih berfokus pada kerajinan, terutama kerajinan kain tenun khas Lombok. Jadi jangan lewatkan berkunjung ke dua tempat ini jika ingin berkunjung ke Lombok dan membeli kain tenun khas Lombok.
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

0 comments:

Post a Comment